PDB, PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI. NAMA: YESIKA YOSEFIA PARDEDE. NPM: 27215236. KELAS: 1EB17
PDB,
PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
Produk Domestik
Bruto
produk domestik bruto (PDB) adalah
nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada
periode tertentu. PDB merupakan salah satu metode untuk menghitung pendapatan nasional.
PDB Nominal merujuk kepada nilai PDB tanpa memperhatikan pengaruh
harga. Sedangkan PDB riil <-- atas=""
atau="" dasar="" disebut="" harga=""
konstan="" pdb=""> mengoreksi angka PDB nominal dengan
memasukkan pengaruh dari harga.
|
PDB
= konsumsi + investasi + pengeluaranpemerintah + (ekspor - impor)
|
PDB dapat dihitung
dengan memakai dua pendekatan, yaitu pendekatan pengeluaran dan pendekatan
pendapatan. Rumus umum untuk PDB dengan pendekatan pengeluaran adalah:
Di mana konsumsi adalah
pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga, investasi oleh
sektor usaha, pengeluaran pemerintah oleh pemerintah, dan ekspor dan impormelibatkan sektor
luar negeri.
|
PDB = sewa + upah + bunga + laba
|
Sementara
pendekatan pendapatan menghitung pendapatan yang diterima faktor produksi
Di mana sewa adalah pendapatan pemilik faktor produksi tetap seperti
tanah, upah untuk
tenaga kerja, bunga untuk
pemilik modal, dan laba untuk
pengusaha.
Secara teori, PDB
dengan pendekatan pengeluaran dan pendapatan harus menghasilkan angka yang
sama. Namun karena dalam praktek menghitung PDB dengan pendekatan pendapatan
sulit dilakukan, maka yang sering digunakan adalah dengan pendekatan
pengeluaran.
PDB negara yang berbeda dapat dibandingkan dengan menukar
nilainya dalam mata uang lokal menurut:
·
nilai tukar mata uang saat ini: PDB dihitung sesuai dengan nilai tukar yang sedang
digunakan dalam pasar mata uang internasional, atau
· nilai tukar keseimbangan kemampuan berbelanja: PDB dihitung sesuai keseimbangan kemampuan berbelanja (PPP)
setiap mata uang relatif kepada standar yang telah ditentukan (biasanya dolar AS).
Peringkat relatif
negara-negara dapat berbeda jauh antara satu metode dengan metode lainnya.
Dari data PDB dapat juga diturunkan beberapa indikator ekonomi
penting lainnya, seperti :
1. Produk Nasional Bruto
yaitu PDB ditambah dengan pendapatan neto dari luar
negeri. Pendapatan neto itu sendiri merupakan pendapatan atas faktor produksi
(tenaga kerja dan modal) milik penduduk Indonesia yang diterima dari luar
negeri dikurangi dengan pendapatan yang sama milik penduduk asing yang
diperoleh di Indonesia.
2. Produk Nasional Neto atas dasar
harga pasar
yaitu PDB dikurangi dengan seluruh penyusutan atas
barang-barang modal tetap yang digunakan dalam proses produksi selama setahun.
3. Produk Nasional Neto atas dasar
biaya faktor produksi yaitu
produk nasional neto atas dasar harga pasar dikurangi
dengan pajak tidak langsung neto. Pajak tidak langsung neto merupakan pajak tidak
langsung yang dipungut pemerintah dikurangi dengan subsidi yang diberikan oleh
pemerintah. Baik pajak tidak langsung maupun subsidi, kedua-duanya dikenakan
terhadap barang dan jasa yang diproduksi atau dijual. Pajak tidak langsung
bersifat menaikkan harga jual sedangkan subsidi sebaliknya. Selanjutnya, produk
nasional neto atas dasar biaya faktor produksi disebut sebagai Pendapatan
Nasional.
4. Angka-angka per kapita
yaitu ukuran-ukuran indikator ekonomi sebagaimana
diuraikan di atas dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun.
Konsep Dan
Definisi PDB Pengeluaran :
a. Pengeluaran Konsumsi Rumah
Tangga
Pengeluaran konsumsi rumah tangga (PKRT) merupakan
pengeluaran atas barang dan jasa oleh rumah tangga untuk tujuan konsumsi. Dalam
hal ini rumah tangga berfungsi sebagai pengguna akhir (final demand)
dari berbagai jenis barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian.
b. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah
Pengeluaran Konsumsi Pemerintah adalah nilai seluruh
jenis output pemerintah dikurangi nilai output untuk pembentukan modal sendiri
dikurangi nilai penjualan barang/jasa (baik yang harganya signifikan dan tdk
signifikan secara ekonomi) ditambah nilai barang/jasa yang dibeli
dari produsen pasar untuk diberikan pada RT secara gratis atau dengan harga
yang tidak signifikan secara ekonomi (social transfer in kind-purchased market
production).
c. Pembentukan Modal Tetap Bruto
Secara garis besar PMTB didefinisikan sebagai
pengeluaran unit produksi untuk menambah aset tetap dikurangi dengan
pengurangan aset tetap bekas.
d. Inventori
Inventori adalah persediaan yang dikuasai oleh unit
yang menghasilkan untuk digunakan dalam proses lebih lanjut, dijual, atau
diberikan pada pihak lain, atau digunakan dengan cara lain.
e. Ekspor – Impor
Dalam SNA 1993, transaksi ekspor-impor barang luar
negeri dalam komponen PDRB Penggunaan Provinsi merupakan salah satu bentuk
transaksi internasional antara pelaku ekonomi yang merupakan residen suatu
wilayah Provinsi terhadap pelaku ekonomi luar negeri (non-resident).
Pertumbuhan Ekonomi Dan Perubahan Struktur Ekonomi
Pertumbuhan
Ekonomi
Di
dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dinyatakan secara ekspilist bahwa pembangunan
ekonomi merupakan salah satu bagian penting dari pembangunan nasional dengan
tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Konsep
Dan Cara Perhitungan
Pertumbuhan
ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan kondisi utama atau suatu
keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.
Selain dari sisi permintaan (konsumsi), dari sisi penawaran, pertumbuhan
penduduk juga membutuhkan pertumbuhan kesempatan kerja (sumber pendapatan).
Pertumbuhan ekonomi tanpa disertai dengan penambhan kesempatan kerja akan
mengakibatkan ketimpangan dalam pembagian dari penambahan pendapatan
tersebut (cateris paribus), yang selanjutnya akan mencipatakan suatu kondisi
pertumbuhan ekonomi dengan peningkatan kemiskinan.
Sumber-sumber
Pertumbuhan
Pertumbuhan
ekonomi bisa bersumber dari pertumbuhan peningkatan agregat atau
pertumbuhan penawaran agregat.
Pertumbuhan Ekonomi selama orde baru hingga saat ini
Pada masa Orde Baru (1966-1997), masa pemerintahan orde baru
dicanangkan pembangunan dibidang perekonomian. Pengertian perencanaan bermakna
sangat kompleks apa lagi disertai dengan istilah pembangunan. Sampai sekarang
belum ada defenisi perencanaan yang memuaskan semua semua pihak, karena
masing-masing ahli tentang perencanaan mendefenisikan menurut pengertiannya
masing-masing, yang di antaranya: Berhubungan dengan hari depan, Menyusun seperangkat
kegiatan secara sistematis, Dirancang untuk mencapai tujuan tertentu.
Sejak Masa Reformasi (1998-sekarang), perekonomian indonesia
ditandai dengan krisis monoter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi yang
sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kearah pemulihan. Walaupun ada
pertumbuhan ekonomi sekitar 6% untuk tahun 1997 dan 5,5% untuk tahun 1998
dimana inflasi sudah duperhitungkan namun laju inflasi masih cukup tinggi yaitu
sekitar 100%. Pada tahun 1998 hampir seluruh sector mengalami pertumbuhan
negatif, hal ini berbeda dengan kondisi ekonomi tahun 1999. Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Adapun faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi Indonesia, secara umum adalah : faktor produksi, faktor
investasi, faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran, faktor
kebijakan moneter dan inflasi, faktor keuangan negara.
Faktor-faktor
Penentu Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia :
Faktor
Internal
Krisis
ekonomi pada tahun 1998 yang disebabkan oleh buruknya fundamentalekonomi
nasional, serta lambatnya proses pemulihan ekonomi nasional pasca peristiwa
tersebut menyebabkan banyak investor asing yang enggan (bahkan hinggasampai
saat ini) menanamkan modalnya di Indonesia. Kemudian proses pemulihanserta
perbaikan ekonomi nasional juga tidak disertai kestabilan politik dan
keamananyang memadai, penyelesaian konflik sosial , serta tidak adanya
kepastian hukum.Padahal faktor-faktor non ekonomi inilah yang merupakan aspek
penting dalammenentukan tingkat resiko yang terdapat di dalam suatu Negara
untuk menjadi dasarkeputusan bagi para pelaku usaha atau investor terutama
asing, untuk melakukanusaha atau menginvestasikan modalnya di Negara tersebut.
Faktor
Eksternal
Kondisi
perdagangan dan perekonomian regional serta dunia merupakan faktoreksternal
yang sangat penting untuk mendukung proses pemulihan ekonomi diIndonesia.
Mengapa kondisi perdagangan dan perekonomian regional atau duniatersebut
dinilai penting? Sebab, apabila kondisi perdagangan dan perekonomian
Negara-negara tersebut terutama mitra Indonesia sedang melemah, maka akan
berdampak pula pada proses pemulihan yang akan semakin mengulur waktu
danakibatnya dapat menghambat kemajuan perekonomian di Indonesia.
Perubahan Struktur Ekonomi
Perubahan
struktur ekonomi, pada umumnya transformasi struktural. Yang didefinisikan
sebagai suatu rangkain perubahan yang saling terkait satu sama lainnya dalam
komposisi permintaan agregat, perdangan luar negeri (ekspor dan impor),
penawaran agregat (produksi dan penggunaan faktor–faktor produksi yang
diperlukan guna mendukung proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Teori perubahan struktural menitikberatkan pada transformasi
ekonomi yang dialami NB, yang semula bersifat subsisten menuju kesistem
perekonomian yang lebih modern.
Sumber
:
http://desylavinia.blogspot.co.id/2015/05/pdb-pertumbuhan-dan-perubahan-struktur.html


Komentar
Posting Komentar